Menu

Tips Memilih Lembaga Kursus

0 Comment

Beberapa Tips cara Memilih Lembaga Kursus

Berikut ini beberapa tips memilih lembaga kursus yang bisa Anda pakai sebagai bahan pertimbangan, agar Anda tidak terjebak dalam berbagai modus operandi penipuan, waspadalah !

Jenis kursus

Ini pertimbangan utama yang harus Anda tentukan lebih dahulu, baik untuk kursus keterampilan maupun kursus peningkatan kompetensi. Misalnya jika Anda ingin mengikuti kursus misalnya keterampilan bahasa Korea dalam waktu singkat, targetnya kerja di Korea, Anda dapat memilih program regular, yang biasanya membahas banyak soal-soal untuk ujian EPS-Topik/ KLPT.

Biaya

Hal lain yang juga perlu Anda pertimbangan adalah biaya. Pikirkan biaya yang paling pas dengan kondisi keuangan Anda. Biasanya tempat kursus dengan fasilitas dan kualitas yang bagus biayanya memang mahal. Tapi jika biaya yang mahal ujung-ujungnya penipuan, tujuan tidak tercapai alias gagal total, gimana coba !

Mahalnya biaya kursus bisa juga disebabkan antara lain :

  • Lembaga kursus tidak mempunyai fasilitas dari gedung untuk kantor, ruang belajar dan prasarana lainnya, sehingga untuk membayar sewa/ kontrak fasilitas dll dibebankan kepada peserta/ siswa
  • Dengan berbagai cara lembaga kursus mewajibkan siswa tinggal di mess/ asrama atau tinggal di fasilitas lembaga, alasannya untuk konsentrasi belajar, belajar disiplin, padahal maksud dibalik semua itu lembaga mengambil keuntungan uang penginapan, uang makan, uang cuci baju dll.
  • Lembaga tempat kursus merupakan kantor cabang atau berupa kerjasama dengan lembaga lain, sehingga tidak bertindak secara professional dan mengabaikan effisiensi dan efektivitas kerja
  • Lembaga kursus mempunyai hutang pada pihak ke tiga seperti kredit kendaraan (mobil/ motor) sehingga lembaga dikejar target untuk angsuran kendaraan.
  • Atau lembaga kursus berdalih termasuk biaya mengulang ujian kompetensi, biaya try out, sending data, keberangkatan dll., mestinya biaya itu dibayar di BNP2TKI bukan di lembaga, atau bahkan sebenarnya ada biaya namun kecil, seperti sending data, ada yang dikenakan jutaan, padalah sending data kan mengirim berkas melalui kantor pos, itu pun biayanya via paket kilat/ tercatat biayanya pengiriman ke Jakarta (BNP2TKI) hanya sekitar 10 s/d 20 ribu saja.
  • Memang sudah diniati lembaga mau curang, lembaga tidak berpikir untuk jangka panjang, lembaga berpikir pasti ada saja orang yang mau ditipu, dibodohin

Pengajar

  • Poin yang satu ini amat penting bagi Anda yang ingin cari tempat kursus. Karena tanpa pengajar yang bagus, mustahil Anda dapat mencerna pelajaran dengan baik. Untuk itu, cari informasi tempat kursus mana saja yang pengajarnya berkualitas. Anda bisa bertanya pada teman-teman yang lebih dahulu kursus. Bisa juga Anda cari lewat media online atau media cetak yang menyajikan informasi tersebut, Apalagi pendidikannya tidak jelas, bagaimana mengajar sedangkan kurikulum pun tidak faham, pengalaman perlu akan tetapi teknik dan metode pendidikan sangatlah penting.

Fasilitas

Belajar dengan fasilitas yang lengkap dan mempermudah proses belajar memang asyik. Misalnya tempat kursus itu dilengkapi dengan kelas yang nyaman dan ber-AC, perpustakaan yang lengkap, dan ruangan audio visual. Biasanya dengan fasilitas ini belajar pun tambah semangat dan enjoy. Apalagi ada program penunjang seperti outbound study (belajar di luar kelas) atau problem solving study (by phone/ sms maupun messenger online/ by internet)

Jumlah siswa

Belajar bersama di kelas memang seru. Tapi ingat, kalau terlalu banyak Anda malah sulit konsentrasi. Kalau bisa, belajarlah dengan jumlah siswa paling banyak 10 atau 15 orang. Jumlah ini cukup ideal untuk belajar di kelas, tidak kebanyakan dan tidak terlalu sedikit.

Lokasi

Kalau bisa pilihlah tempat kursus yang lokasinya tidak terlalu jauh dari kantor atau tempat tinggal Anda. Sehingga Anda mudah menjangkaunya dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di jalan. Tempat yang jauh dikhawatirkan akan menghabiskan waktu dan energi Anda.

Waktu

Aturlah waktu kursus Anda sedemikian rupa. Kalau bisa pilihlah waktu kursus di saat Anda fresh misalnya mulai Pagi, jika Anda kerja, pilih waktu week end seperti Sabtu dan Minggu. Maksudnya agar tidak bentrok dengan waktu kerja Anda.

Teknologi

Yang tak kalah penting adalah teknologi, coba tanyakan apakah lembaga kursus mempunyai :

  • Email, Akun Jejaring Sosial (FB), Mesenger, Website ; yang dikelola secara professional, bukan website asal jadi dan tidak pernah update, statis, tidak dilengkapi dengan sarana interaktif dst., termasuk siapa tenaga Teknologi Informasi di balik kesuksesan lembaga, dll
  • Adakah pengeola lembaga kursus faham teknologi informasi, bagaimana keterkaitan jenis kursus dengan teknologi, misalnya kursus yang berkaitan dengan kompentensi bahasa Korea (KLPT/ EPS-Topik) cara mengirim data (sending data), ceck sending data, update data, dll. hal ini penting mengingat banyaknya kasus penipuan karena lembaga kursus gagap teknologi.
  • Sebuah lembaga kursus yang professional biasanya menjelaskan program secara terbuka, tidak menutupi sesuatu hal bahkan setiap menginformasikan selalu di konfirmasi data melalui online system, misalnya lembaga yang bertanggung jawab terhadap pengiriman tenaga kerja Indonesia (BNP2TKI), data transparansi biaya, persyaratan, langsung diperlihatkan kepada calon siswa/ peserta melalui komputer/ internet di front office

Legal Notice

Adakah Perijinan lembaga kursus, SK Menkumham, Akta Notaris, Ijin Operasional dari Dinas Terkait (Dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota/ Kabupaten) Kompetensi Nama yang bertanggung jawab atas Yayasan/ Lembaga, Profile lembaga, Tenaga Pengelola, Akronim dan Nama Baik Lembaga, Pengalaman Lembaga menangani Pendidikan, Bisnis Partner yang telah mempercayai Lembaga selama ini.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Translate »
%d bloggers like this: